RESENSI KITAB HUJJAH AHLISSUNNAH WALJAMAAH


Judul Kitab           : Hujjah Ahlissunnah Wa Al Jamaah
Penulis                  : KH. Ali Maksum
Penerbit                 : Penerbit Ibnu Masyhudi
Kota                      : Pekalongan
Jumlah Halaman   : 170 Halaman



MEMBELA AMALIYAH NAHDLATUL ULAMA
Ditulis oleh : Muhammad Al Jafaary

Nahdlatul Ulama’ (NU) merupakan organisasi masa (ormas) terbesar di Indonesia. Selain sebagai organisasi masa, NU juga merupakan organisasi keagamaan yang beralirah ahlussunnah wal jamaah. Para jamaahnya mengikuti salah satu dari empat madzhab yaitu hanafi, maliki, syafi’i dan hanbali dalam mengambil rujukan di bidang fiqh. Dibidang aqidah mayoritas warga NU mengambil tauhid Imam Abu Al Hasan Al Asy’ari salah satu Imam di bidang ilmu Kalam yang dijadikan pegangan ahlussunnah wal jamaah selain Imam Abu Manshur Al Maturidi. Di Bidang Tasawwuf warga NU berpegangan pada Imam Muhammad Al Ghazali dan Imam Abu Al Qasim Junayd Al Baghdadi.

Selain tiga bidang pokok di atas, warga NU juga melakukan amaliyah amaliyah dan fadhoil fadhoil lain guna menyempurnakan laku agama mereka. Kegiatan seperti tahlil, ziarah kubur, tawassul, maulid dan sebagainya sangat kerap dilakukan oleh warga NU.

Sebetulnya, bukan hanya warga NU saja yang melakukan amaliyah amaliyah tersebut. Ada jutaan kaum muslimin lain di penjuru dunia yang melakukan amaliyah amaliyah serupa. Namun, mungkin dikarenakan NU merupakan ormas terbesar dan warganya senang sekali melakukan amaliyah tersebut, maka seolah olah itu adalah amaliyah NU. Milik NU.

Tak jarang pula terjadi perdebatan dan kontra terhadap amaliyah tersebut. Seering pula warga NU di bid’ah bid’ah kan karena melakukan amaliyah tersebut. Mereka mengatakan bahwa amaliyah semacam tahlil, tawassul, maulid, ziarah kubur, bahkan semacam sholat tarawih 20 rakaat, sholat qabliyyah jum’at dan adzah jum’at 2 kali tidak ada tuntunannya dari rasulullah. Semua ini tidak lain karena ketidak tahuan orang tersebut dan kedangkalan pemahamannya terhadap ilmu agama.

Amaliyah amaliyah yang dilakukan oleh warga ahlussunnah umumnya dan warga NU khususnya merupakan ajaran para ulama’ yang bersumber dari tuntunan Nabi dan para sahabatnya. Sebagai contoh adalah menghadiahkan pahala bacaan Al Qur’an pada mayyit. Para ulama berpendapat bahwa bacaan Al Qur’an yang di hadiahkan kepada mayyit dapat sampai kepada mayyit tersebut dan bermanfaat baginya. Imam An Nawawi dalam kitab Al Adzkar menukil dari sekelompok ulama’ berpendapat bahwa pahala bacaan Al Qur’an dapat sampai kepada mayyit sebagaimana yang di pegang oleh Imam Ahmad ibn Hanbal.

KH Ali Maksum menjelaskan dalam kitab Hujjah Ahlissunnah Wa Al Jamaah dalil dalil amaliyah amaliyah yang kerap dilakukan oleh warga NU seperti Menghadiahkan pahala kepada mayyit, zziarah kubur, penetapan awal Ramadhan dan awal Syawwal, Shalat Sunnah Qobliyyah Jum’at, Talqin Mayyit, Shalat Tarawih dan amalan amalan lain. Beliau juga berkata dalam kitab ini bahwa amaliyah tersebut hanyalah merupakan perbedaan pendapat antar para Ulama yang tidak sepatutnya terjadi percekcokan di dalamnya.

Kitab ini ditulis dengan bahsa arab fushah dengan kosa kata yang mudah ditemukan di kamus. Hal ini dapat memudahkan para pembaca dalam memahami kitab ini. Kitab ini juga memuat hadits hadits nabi dan banyak pendapat ulama sehingga dapat menjadikan pembaca puas.

Kitab ini dicetak dengan menggunakan kertas buram, yang mana cukup nyaman ketika dibaca. Hurufnya dicetak dengan ukuran besar dan telah diberi harakat yang semakin memudahkan kita kala membacanya.


Menurut hemat penulis, kitab ini sangat direkomendasikan untuk dimiliki dan dibaca, khususnya untuk para warga Nahdliyyin. Agar para Nahdliyyin semakin mantap akan amaliyah mereka dan tidak ada lagi perdebatan perdebatan yang sebetulnya tidak diperlukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini